Ayo Share Novel & Cerpen Buatanmu, Buat Semua Orang Membacanya

Bagi para readers, rekan-rekan blogger, dan siapa saja para penulis novel dan cerpen jika ingin men-share novel atau cerpen buatanya agar bisa dibaca semua orang, bisa kirimkan kesini admin dengan senang hati akan bantu share di blog kita tercinta ini.

Salam,

Read-Blogger

PERBAIKAN LINK DOWNLOAD

Mohon maaf admin sampaikan kepada seluruh reader dan blogger dikarenakan link yang admin share telah banyak yang corrup/error. Sebelumnya admin belum memiliki kesempatan untuk memperbaikinya dikarenakan kesibukan pekerjaan yang menyita waktu. Untuk itu admin akan segera perbaharui mulai hari ini. Untuk perbaikannya tidak bisa dilakukan sekaligus tapi bertahap dikarenakan admin membagi waktu antara pekerjaan, jadi dimohon pengertiannya.

Untuk pemberitahuan apa saja link download novel yang telah admin perbaiki dapat dilihat pada laman NEW LINK.


Terima Kasih,


ReadBlogger


Rabu, April 9

Bidadari-Bidadari Surga


Judul : Bidadari- Bidadari Surga
Pengarang : Tere Liye
Type File : PDF

Sinopsis :

Diceritakan tokoh Laisa adalah anak sulung yang tangguh dan tegar. Ia hidup bersama seorang Ibu dan 4 orang adiknya. Ayahnya tewas secara mengenaskan. Ia dicabik-cabik oleh binatang buas. Sebelum meninggal, ia telah berpesan kepada Laisa untuk menjaga adik-adiknya hingga ia pulang mencari kumbang digunung.
          Sejak saat itu Laisa menyadari bahwa ia harus melindungi Ibu dan adik-adiknya. Saat Laisa duduk di bangku kelas empat SD, adiknya Dalimunte akan memasuki Sekolah Dasar dan dengan lapang dada karena keterbatasan penghasilan orang tua, Laisa rela tidak sekolah demi adiknya.

          Ia beranggapan bahwa seorang perempuan tak sekolah pun tak apa. Itu keinginannya sendiri. Dalimunte adalah anak kedua, seorang anak yang rajin dan baik. Ia juga anak yang cerdas. Ia sering membuat mainan sendiri dan terkadang membuat mainan untuk adik-adiknya.

          Hingga suatu saat ia berpikiran untuk membuat kincir angin untuk desanya. Awalnya masyarakat meragukan kincir angin karangan Dali yang masih kecil itu. Akan tetapi Laisa meyakinkan warga dan akhirnya dibuatlah kincir angin itu secara gotong royong dan jadilah kincir angin sebagaimana mestinya dan sebagaimana fungsinya.

           Adik Laisa yang lainnya adalah Wibisana dan Ikanuri. Mereka tak serajin kakak-kakaknya. Mereka sering kena marah Laisa, kakakya. Itu karena mereka sering melakukan hal-hal yang tidak semestinya. Akan tetapi mereka masih menyadari jerih payah kakak dan ibunya.

          Berbeda dengan Yashinta, si anak bungsu. Dia anak yang cerdas dan rajin.

Tiba saatnya Yashinta masuk Sekolah Dasar akan tetapi keinginan itu sempat diurungkan sebab gagalnya percobaan kebun strawberry Laisa. Namun dengan bijaksana, Dali merelakan kesempatan sekolahnya untuk Yashinta. Ia lebih memilih membantu Ibu dan Kakaknya di kebun.

          Dengan usaha dan do’a, kebun strawberry  yang mereka garap berhasil menghasilkan buah yang berkualitas dan siap dikirim dengan harga yang mahal. Kesuksesan tersebut membuat Dali bisa bersekolah lagi. Selain itu keadaan ekonomi di lembah tersebut semakin maju.

          Seiring berjalannya waktu, adik-adik Laisa berhasil dalam karirnya dan tiba saatnya untuk menikah. Namun mereka enggan untuk mendahului Laisa. Hingga akhirnya Laisa meyakinkan adik-adiknya untuk menikah. Yashinta yang kini telah tumbuh dewasa telah mempunyai tambatan hati. Akan tetapi ia tetap tak mau mendahului kakaknya tersebut.

          Sebenarnya Laisa mengidam penyakit kangker hingga suatu ketika telah mencapai stadium empat, ia terkapar tak berdaya di kamarnya. Penyakitnya itu ia rahasiakan dari adik-adiknya, hanya ibunya yang tau. Tetapi disaat itu, Ibunya menghubungi anak-anaknya agar pulang.


          Mereka pulang dan tak kuasa melihat kakaknya lemah tak berdaya di tempat tidurnya. Yashinta juga datang bersama kekasihnya. Belum sempat menikah karena tak mau melangkahi kakaknya itu. Disisa hidupnya, Laisa meminta Yashinta menikah dengan kekasihnya di depan dirinya dan setelah selesai ucapan ijab qabulnya, Laisa menghembuskan nafas terakhirnya.

Download Novel Via Ziddu :


Download Novel Via Box :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berilah saran & komentar demi kemajuan blog kita bersama. Harap memberikan komentar & saran yang sopan. Terima kasih sudah berkunjung :)

Admin

Ziddu